Pengkhotbah Alkitabiah Mendapat Perhatian Penuh Pendengar Ketika...

Dari Khotbah

Kesaksian hidup seorang pengkhotbah merupakan bagian penting dari berkhotbah secara Alkitabiah. Seringkali, teladan hidup seorang pengkhotbah bicara lebih banyak dari 1.000 kata-kata yang diucapkannya. Ada suatu penelitian menarik dimana sekelompok pendengar khotbah diminta untuk menggambarkan perbedaan antara pengkhotbah 'biasa' dengan mereka yang benar-benar menyampaikan Firman Allah. Ternyata, profil para pengkhotbah yang mendapat perhatian penuh dari para pendengarnya digambarkan sebagai berikut:

  • Mereka menenggelamkan diri dalam ayat-ayat atau perikop Alkitab, sampai mereka benar-benar memahami suara Allah di balik kata-kata yang tertera di situ. Dampaknya, orang betul-betul ingin mendengar apa yang mereka katakan.
  • Mereka otentik (apa yang dikatakan, sesuai dengan yang dilakukannya).
  • Mereka peka.
  • Mereka mengaitkan kebenaran Alkitabiah yang mendalam dengan kehidupan pribadi dan sosial.
  • Mereka tidak berteriak, mencerca, atau mudah berjanji, tapi mereka menjelaskan ayat-ayat atau perikop Alkitab dengan lugas.
  • Mereka berbicara dengan sikap alamiah dan mudah dipahami, tapi menangani ayat-ayat atau perikop Alkitab dengan sungguh-sungguh.
  • Mereka berusaha menunjukkan dimensi yang mengagumkan dari hal-hal yang sudah jelas.
  • Mereka menyusun materi dengan hati-hati dan tanpa bersikap kaku. Dampaknya, susunan materinya menjadi rangkaian yang indah, alamiah. dan dalam.
  • Mereka mengikut-sertakan pertanyaan-pertanyaan logis dari pendengar.
  • Mereka menyadari bahwa Firman Allah adalah pemberi kehidupan. Karena itu mereka bicara dengan bersemangat, cemerlang, penuh inspirasi, dan pengharapan.